https://idereach.com/Journal/index.php/Nirwana/issue/feed Nirwana 2026-02-01T17:34:12+07:00 Firman info.idereach@gmail.com Open Journal Systems <p data-start="281" data-end="721"><strong data-start="281" data-end="329"> Nirwana: Jurnal Pengabdian Masyarakat</strong> merupakan media publikasi ilmiah yang memuat hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa dari berbagai bidang ilmu.<br data-start="510" data-end="513" />Nama <em data-start="518" data-end="527">Nirwana</em> diambil dari istilah Sanskerta yang berarti <em data-start="572" data-end="611">kesejahteraan dan kedamaian tertinggi</em>, mencerminkan tujuan utama pengabdian untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan.</p> <p data-start="723" data-end="891">Jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah penyebarluasan inovasi, solusi, dan hasil penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, serta seni dalam kehidupan nyata masyarakat.</p> <p data-start="951" data-end="1103">Jurnal Nirwana menerima naskah hasil kegiatan pengabdian yang relevan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, meliputi (namun tidak terbatas pada):</p> <ul data-start="1105" data-end="1731"> <li data-start="1105" data-end="1243"> <p data-start="1107" data-end="1243">Bidang <strong data-start="1114" data-end="1150">kesehatan</strong>, termasuk edukasi kesehatan, pemanfaatan obat tradisional, dan peningkatan kualitas hidup.</p> </li> <li data-start="1244" data-end="1362"> <p data-start="1246" data-end="1362">Bidang <strong data-start="1253" data-end="1280">pendidikan dan literasi</strong>, seperti pelatihan guru, literasi digital, atau pendidikan berbasis masyarakat.</p> </li> <li data-start="1363" data-end="1491"> <p data-start="1365" data-end="1491">Bidang <strong data-start="1372" data-end="1403">sains dan teknologi terapan</strong>, termasuk inovasi tepat guna, pengelolaan lingkungan, dan teknologi ramah lingkungan.</p> </li> <li data-start="1492" data-end="1628"> <p data-start="1494" data-end="1628">Bidang <strong data-start="1501" data-end="1549">sosial, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat</strong>, termasuk kewirausahaan, ekonomi kreatif, serta penguatan kelembagaan lokal.</p> </li> <li data-start="1629" data-end="1731"> <p data-start="1631" data-end="1731">Bidang <strong data-start="1638" data-end="1679">budaya dan pelestarian kearifan lokal</strong>, yang mendukung keberlanjutan nilai-nilai bangsa.</p> </li> </ul> <p data-start="723" data-end="891">Jurnal Nirwana terbit <strong data-start="2118" data-end="2138">dua kali setahun</strong>dalam format <strong data-start="2171" data-end="2186">open access</strong>, sehingga dapat diakses secara bebas oleh masyarakat luas.</p> https://idereach.com/Journal/index.php/Nirwana/article/view/143 Edukasi Pentingnya Menjaga kebersihan untuk Menanggulangi Diare di Desa Ciburuy 2026-01-28T11:18:33+07:00 Theodorus Rexa Handoyo rexahandoyo@gmail.com <p>Diare masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang sering dijumpai, khususnya di wilayah pedesaan, dan berkaitan erat dengan perilaku kebersihan diri serta lingkungan. Rendahnya penerapan perilaku hidup bersih dan sehat dapat meningkatkan risiko terjadinya diare pada masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan sebagai upaya menanggulangi diare di Desa Ciburuy. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 20 Agustus 2025 di Balai Desa Ciburuy dengan melibatkan 22 orang peserta yang terdiri dari warga sekitar dan ibu-ibu PKK. Metode pengabdian yang digunakan adalah sosialisasi dan diskusi interaktif, disertai dengan evaluasi pengetahuan melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test peserta sebesar 87,27%, sedangkan nilai rata-rata post-test meningkat menjadi 98,64%, sehingga terdapat peningkatan pengetahuan sebesar 11,37%. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan edukasi memberikan dampak positif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat, meskipun sebagian peserta telah memiliki pengetahuan awal yang baik. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini efektif sebagai upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan guna mencegah terjadinya diare.</p> 2026-02-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Nirwana https://idereach.com/Journal/index.php/Nirwana/article/view/127 Peningkatan Kesadaran Masyarakat Dalam Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kalibaru RW 02 Cilincing Jakarta Utara 2026-01-28T11:19:23+07:00 Indrawati Indrawati in.indrawati17@gmail.com Yanuar Rahmadan in.indrawati17@gmail.com Made Fitri Maya Padmi in.indrawati17@gmail.com Khoirunnisa Khoirunnisa in.indrawati17@gmail.com Dewi Puspa Maharani in.indrawati17@gmail.com Paramansha Yogananda in.indrawati17@gmail.com <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di RW 02 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, dengan tujuan meningkatkan kesadaran warga mengenai bahaya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang semakin berkembang melalui <em>platform</em> digital. Modus kejahatan yang sering digunakan pelaku adalah penipuan lowongan kerja bergaji tinggi ke luar negeri, terutama yang mengarah pada eksploitasi di sektor <em>scamming</em> dan judi online. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan partisipatif, pemaparan materi, diskusi interaktif, serta evaluasi pengetahuan melalui <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em>. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan, 70% peserta belum memahami konsep dasar TPPO, namun setelah sesi edukasi terjadi peningkatan signifikan pada pemahaman warga mengenai definisi, ciri modus, kelompok rentan, dan langkah pencegahan. Kegiatan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan lembaga pendukung untuk memperkuat deteksi dini dan menciptakan sistem perlindungan yang efektif dalam mencegah TPPO di tingkat komunitas.</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> TPPO, edukasi masyarakat, modus perekrutan, pencegahan kejahatan, Kalibaru.</p> <p><strong>ABSTRACK</strong></p> <p>This community service activity was carried out in RW 02 Kalibaru, Cilincing, North Jakarta, with the aim of increasing residents’ awareness of the dangers of Human Trafficking (TPPO), which has increasingly developed through digital platforms. A common modus operandi used by perpetrators involves fraudulent job offers promising high salaries abroad, particularly those leading to exploitation in online scamming and illegal gambling networks. The methods employed in this program included participatory counseling, material presentation, interactive discussions, and knowledge evaluation through pre-tests and post-tests. The results indicate that prior to the counseling session, 70% of participants did not understand the basic concept of TPPO. However, after the educational activities, there was a significant improvement in residents’ understanding of its definition, modus operandi, vulnerable groups, and prevention measures. This activity highlights the importance of collaboration among communities, government institutions, and supporting organizations to strengthen early detection and establish an effective protection system to prevent human trafficking at the community level.</p> <p><strong>Keywords:</strong> Human trafficking, community education, recruitment modus, crime prevention, Kalibaru.</p> 2026-02-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Nirwana https://idereach.com/Journal/index.php/Nirwana/article/view/151 Peran Mahasiswa Magang Dalam Manajemen Perkara di Bagian Kepaniteraan Panitera Muda Pidana Khusus Mahkamah Agung 2026-01-30T11:53:35+07:00 nur cholifah nalkaff@gmail Hapsari Tunjung Sekartaji rara.hapsari@uta45jakarta.ac.id <p>Program Magang Berdampak Mandiri merupakan bagian dari kebijakan yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman kerja secara langsung di perusahaan, institusi, atau organisasi pada waktu yang ditentukan. Bagi mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, kegiatan magang memiliki posisi strategis karena menjadi sarana penghubung antara pengetahuan akademik yang diperoleh di bangku perkuliahan dengan praktik hukum yang dijalankan dalam kehidupan nyata. Magang tidak hanya sebagai pemenuhan kewajiban kurikulum, namun sebagai bagian dari proses pembentukan sikap profesional, kedisiplinan, serta kematangan cara berpikir calon praktisi hukum. Mahkamah Agung Republik Indonesia sebagai puncak peradilan negara tertinggi bertugas membina keseragaman dalam penerapan hukum melalui putusan kasasi dan peninjauan kembali, menjaga agar hukum di seluruh wilayah negara Republik Indonesia diterapkan secara adil, tepat dan benar. Kompleksitas penanganan perkara serta tingginya standar administrasi yang diterapkan menjadikan Mahkamah Agung sebagai lembaga yang menuntut ketelitian, kedisiplinan, dan tanggung jawab tinggi dari setiap unsur yang terlibat di dalamnya. Pelaksanaan Magang Berdampak Mandiri di Mahkamah Agung tidak hanya memberikan kesempatan belajar bagi para penulis, tetapi juga menjadi tantangan untuk memahami bagaimana hukum dijalankan secara sistematis pada tingkat akhir peradilan khususnya terkait aspek administrasi pada manajemen perkara di Mahkamah Agung.</p> 2026-02-03T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Nirwana